POHON NATAL

Sejarah

Tahukah Anda Sejarah Dan Arti Pohon Natal?

Perayaan natal sebentar lagi. walaupun perayaannya akan berbeda dari tahun lalu karena kita semua dihimbau untuk tidak merayakannya di tempat yang berpotensi mengundang keramaian, satu hal yang pasti dari perayaan natal yaitu identik dengan adanya pohon Natal. Pohon natal sendiri dinilai memberikan sebuah kehangatan di tengah keluarga. Dan dibalik hal tersebut ada sejarah dan juga arti dari pohon natal yang tidak salah Untuk Anda ketahui.

1. Pohon natal tambah kehangatan keluarga pada perayaan natal

Pohon Natal biasanya mengisi salah satu dari sudut rumah umat Kristiani yang mana menjadikan tanda sukacita menyambut perayaan natal. Pada umumnya pohon natal terbuat dari pohon cemara Akan tetapi sekarang tak selalu dengan Pohon Cemara Asri karena semakin ke sini banyak orang yang menggunakan pohon natal yang terbuat dari plastik.

Adanya ornamen www.s7slot.com dan juga kerlap-kerlip lampu menghiasi pohon dengan sangat meriah. Dan beberapa orang yang percaya bahwa cahaya terang dari pohon tersebut bisa membawa berkah menyambut pergantian tahun. Lalu sebenarnya apa sejarah dan juga arti dari pohon natal itu sendiri? Kenapa pohon natal menjadi salah satu hal yang penting yang ada di sebuah rumah umat Kristiani untuk menyambut perayaan natal?

2. Sejarah dan arti pohon Natal

Keberadaan pohon natal awalnya dari penggunaan simbolis pohon cemara yang ada di tengah-tengah masyarakat Mesir kuno, Romawi kuno dan Yunani kuno. Dilansir dari CNN Indonesia, tumbuhan dan pepohonan yang Tetaplah hijau sepanjang tahun ini mempunyai arti khusus untuk orang-orang di musim dingin. Di banyak negara dia kini kalau pepohonan hijau bakal menjauhkan keluarga dari penyakit, roh jahat, hantu, dan juga penyihir.

Dan dalam banyak budaya ini, pohon sendiri melambangkan kehidupan yang kekal dan juga kesuburan. Siklus kehidupan khas pohon yang gugur yang mana menjatuhkan daunnya di musim gugur dan musim dingin, mengingatkan umat manusia secara alami pada siklus hidup dan juga mati manusia. Belakangan ini bangsa Jerman sudah ketularan memasang pohon untuk memeriahkan natal di abad ke-16. Bahkan Jerman disebut-sebut sebagai negara pertama yang mana memulai tradisi pohon Natal.

Dikutip dari CNN Indonesia, selama masa ini, petani-petani dari Jerman Barat memulai tradisi nya dengan mendekorasi pohon untuk merayakan pesta Adam dan Hawa. Ini adalah acara tahunan yang berlangsung pada tanggal 24 Desember. Di pertengahan tahun 1800-an, pohon natal lalu jadi dekorasi hari raya yang sangat populer di seluruh Amerika dan Eropa. Beberapa bahkan membangun piramida natal yang mana terbuat dari kayu dan juga menghiasinya dengan lilin dan pepohonan hijau.

Dia kini juga secara luas bahwasanya Martin Luther adalah orang pertama yang menambahkan ornamen lilin sebagai salah satu hiasan dari pohon Natal. Inspirasi tersebut diberitakan didapatkan oleh Nya sesudah melihat pantulan Kelap Kelip bintang yang ada di langit di antara pepohonan. Kemudian dirinya memotong pohon cemara dan menghiasi rantingnya dengan lilin. Setelah itu tradisi pohon natal semakin mendunia dan masyarakat Inggris juga mulai menggunakan pohon natal ketika Ratu Victoria menikah dengan pangeran Albert yang asalnya dari Jerman.

Walaupun masih dianggap aneh oleh penduduk Amerika Serikat, perlahan-lahan mereka juga mengikuti tradisi itu. Pohon natal adalah tradisi dari generasi ke generasi. Ada berbagai macam ornamen yang menghiasi pohon natal dan memiliki makna yang berbeda-beda. Lampu Dianggap sebagai simbol dari cahaya ruh Tuhan dan juga mengingatkan tentang pentingnya kehangatan cinta di tengah-tengah keluarga. Ornamen warna merah Dianggap simbol dari daerah ataupun pengorbanan dari Kristus. * dan juga sosok malaikat yang ada di bagian atas pohon jadi simbol yang amat penting dalam kisah kelahiran Yesus. Kemudian pita dan juga karangan bunga adalah tanda ikatan yang mengikat antara anggota keluarga.

Read More