SEA Games

Olahraga
Olahraga Bola Kaki
SEA Games
Sepak Bola
Sepak Bola Indonesia

Indonesia Cetak Rekor Gol di Sepanjang Sejarah SEA Games

Timnas Indonesia mencetak rekor gol sepanjang sejarang performanya di SEA Games. Rekor gol yang dimaksud adalah rekor mencipatakan 21 gol dari 7 buah pertandingan. Sebelumnya catatan ketajaman terbaik Tim Garuda Muda ini tercipta di SEA Games 1997. Saat itu Timnas Indonesia mencetak 16 gol yang mana Kurniawan Dwi Yulianto menjadi top skorer dengan 5 gol yang disumbangkannya.

Indonesia Cetak Sejarah di SEA Games

Catatan 21 buah gol di SEA Games 2019 ini pasalnya unggul 5 gol atas torehan gol Timnas Indonesia di ajang SEA Games 12 tahun yang lalu itu, tepatnya di Jakarta. Timnas Indonesia tak langsung mempertontonkan ketajamannya di ajang SEA Games 2019 ini.

Egy Maulana Vikri yang menciptakan gol atas Thailand adalah gol pembuka Indonesia di ajang SEA Games ke-30 ini. Setelah mengalahkan Singapura dengan skor 2-0, Indonesia malah harus mengalami nasib buruk dengan kekalahannya di bawah Vietnam dengan skor 1-2 di partai ketiga fase grup. 

Kemudian Brunei Darussalam jadi lumbung gol Indonesia. Di laga keempat pada fase grup, Tim Garuda Muda ini menang dengan raihan 8 gol tanpa balas dari Brunei. Di laga terakhir babak grup pun, Indonesia yang melawan Laos mampu menghajar Laos dengan skor 4-0 tanpa balas. Timnas Indonesia praktis mencetak 17 gol di fase grup.

Sama sebenarnya seperti Indonesia, Vietnam yang tampil sebagai juara grup pun mencetak jumlah gol yang sama. Di laga semifinal, anak asuh dari Indra Sjafri ini kembali menunjukkan performanya yang baik dengan sumbangan 4 gol dalam laga melawan Myanmar yang berlangsung sampai dengan 120 menit.

Namun sayangnya di laga final, Indonesia gagal meraih gol togel singapore hari ini yang akan keluar setelah ditekuk oleh Vietnam dengan skor 0-3. Sehingga sampai dengan saat ini jumlah gol di SEA Games 2019 masih sebanyak 21 gol.

Ini lah catatan rekor gol Timnas Indonesia di ajang SEA Games 2019.

1977: 7 gol

1979: 6 gol

1981: 5 gol

1983: 3 gol

1985: 1 gol

1987: 7 gol

1989: 12 gol (Top skorer Mustaqim 4 gol, I Made Pasek Wijaya 4 gol)

1991: 5 gol

1993: 6 gol

1995: 14 gol (Top skorer Eri Irianto 5 gol, Fakhri Husaini 3 gol, Kurniawan Dwi Yulianto 3)

1997: 16 gol (Kurniawan Dwi Yulianto 5 gol sebagai top skorer)

1999: 11 gol (top skorer Bima Sakti 3 gol)

2001: 12 gol (top skorer Bambang Pamungkas 4 gol)

2003: 1 gol saja

2005: 6 gol

2007: 4 gol

2009: 3 gol

2011: 14 gol (top skorer Patrich Wanggai 5 gol)

2013: 4 gol

2015: 11 gol (Top skorer Evan Dimas 4 gol)

2017: 10 gol (top skorer Septian David Maulana 3 gol)\

2019: 21 gol (Osvaldo Haay 8 gol)

Sebenarnya Indonesia berharap bahwa mereka bisa memenangkan pertandingan melawan Vietnam. Sang pelatih, Indra Sjafri pun sering menyampaikan bahwa harus ada daya juang di timnas Indonesia. Mungkin hal itu merupakan turnan dari darah Minangnya yang ditanamkan nilai-nilai agar tak pantang menyerah dan mental pemenang.

Namun demikian, upayanya belum cukup ‘manjur’ untuk mengantarkan Indonesia meraih medali emas SEA Games 2019 di cabor sepak bola. Timnas Indonesia U23 benar-benar harus menelan pil pahit dengan kekalahan 0-3 di bawah timnas Vietnam.

Read More
Indonesia Juara
Jonatan Christie
SEA Games

Serba-Serbi Jonatan Christie di SEA Games 2019

Pebulu tangkis tunggal putra yang sudah sering melang melintang di dunia bulu tangkis Indonesia bahkan dunia, Jonatan Christie, jadi salah satu atlet yang menuangkan kritik transportasi yang digunakan oleh para atlet selama terselenggaranya SEA Games 2019 di Manila, Filipina. Namun ada juga serba-serbi lainnya yang dialami langsung oleh Jonatan Christie selama berlaga di Filipina selain dari segi pertandingan.

Jonatan Christie Bosan di Perjalanan Menuju ke Venue Pertandingan

Jonatan Christie mengatakan bahwa lokasi pertandingan cabor bulu tangkis, yaitu di Muntinlupa Sport Centre, terletak di daerah yang cukup jauh dari hotel tempatnya menginap. “Lokasi pertandingan cukup jauh dari tempat kita menginap ya. Saya bosan di jalan. Saya liat ke peta jarak antara hotel ke venue kurang lebih 20 km. menurut  saya kurang ideal,” ungkapnya dilansir dari BolaSport.com.

“Menurut saya, kurang tepat juag penempatan hall bulu tangkis di sini. Mungkin hall nya Cuma ada di sini dan tim Negara lain juga mengeluhkan hal yang sama,” katanya lagi.

Pemain yang lahir 22 tahun silam itu mengatakan bahwa sebenarnya ia tak mempersoalkan perjalanan yang jauh itu. “Yang penting, perjalanannya nyaman. Tapi, ini menurut saya kurang nyaman.”

“Satu, bus yang digunakan adalah bus tua. Kedua, busnya kurang layak pakai karena beberapa kali kami merasakan bangku toto togel yang rusak dan dipaksa untuk dipergunakan. Bukan saya saja yang merasakannya, tapi pemain Negara lain juga,” imbunya. Pemain yang berhasil meraih medali emas di ajang SEA Games 2017 di nomor individu itu memberikan contoh saat ada lima bangku yang kondisinya tak layak pakai itu.

Namun panitia pelaksana SEA Games 2019 nampaknya memaksakan bus diisi penuh oleh para atlet tanpa menghiraukan kenyamanan selama mereka menduduki kursi bus itu. “Jadi kurang untuk transportasinya. Kalau soal konsentrasi, semua kontinget merasakan hal yang sama. Menurut saya, tinggal bagaimana saja cara mengatasi itu semua sehingga tidak masalah,’ tambahnya saat ditanya apakah kondisi itu menghambatnya dan membuatnya terganggu selama ia menjalani laga.

Dapatkan Dukungan dari Penonton Asli Filipina

“Tapi kalua bisa lebih baik ya lebih bagus. Makanan sejauh ini di hotel kami masih oke.”

Walau demikian, sambutan penonton pada Jonatan di Muntinlupa Sport Centre sangat amat besar. Berdasarkan laporan yang dikutip dari BolaSport.com, banyak sekali penonton yang asalnya dari Filipina yang datang ke venue bulu tangkis itu demi menyaksikan Jonathan yang berlaga di semifinal beregu putra SEA Games 2019 di mana ia melawan Thailand.

Tidak jarang juga mereka berteriak senang sekali saat Jonathan berhasil menambahkan angka ketika ia berlaga melawan wakil Thailand. Hal ini lantas membuatnya senang karena sambutan penonton asli Filipina yang luar biasa baginya.

Di laga tersebutu, Jonathan berhasil menymbangkan poin pertamanya untuk Indonesia setelah ia berhasil menekuk Kantapon Wangcharoen dengan angka yang cukup baik. 22-20, 8-21, dan 21-8.

“Sambutan penonton. Jauh dari Manila dan pusat kota. Kedua, saya juga tidak terlalu banyak orang Indonesia. Tapi ada beberapa orang asli sini. Tapi tidak masalah, selagi mereka mendukung Indonesia, kenapa tidak?” ujarnya saat ditanyai soal itu. Jonatan yang berhasil menekuk wakil Thailand dan tim beregu putra bakal melanjutkan perjuangnya di ajang SEA Games 2019 ini dengan menjalani laga final kontra Malaysia pada hari Rabu (4/12) jam 10.00 WIB.

Read More
Indonesia Juara
Indonesia Maju
SEA Games

Update SEA Games: 42 Medali Emas Siap diperebutkan Hari Ini

Hari ketiga ajang SEA Games 2019, hari Selasa (3/12) bakal menyajikan totalnya 42 medali emas, 42 medali perak, dan 63 medali perunggu untuk diperebutkan oleh Negara-negara peserta. Wushu lah yang menjadi cabor (cabang olahraga dengan banyaknya medali emas terbanyak yang akan diperebutkan oleh para kontingen. Wushu memberikan 11 medali emas. Wushu juga akan memberikan 11 buah medali perak, dan 22 perunggu hari ini, Selasa (3/12).

42 Medali Emas Akan diperebutkan Hari Ini

Tidak Cuma Wushu saja yang akan memberikan medali emas, namun cabang olahraga lainnya yang menyajikan banyak juga pada hari ini adalah senam dengan nomor senam artistic. Akan ada 5 emas, 5 perak, dan juga 5 perunggu dalam ajang perebutan medali hari ini.

Cabang olahraga bela diri yang berasal dari Filipina, Arnis atau yang disebut dengan Eskrima sendiri menyajikan 4 buah medali emas, 4 perak dan juga 8 perunggu. Setelah itu ada olahraga Ice Skating serta Angkat Besi yang sama-sama memberikan 3 medali emas untuk diperebutkan oleh para kontingen.

Saat ini Filipina masih jadi penguasa puncak togel hk klasemen dengan perolehan medali di SEA Games 2019. Filipina sendiri mengoleksi 38 emas, 20 perak, dan 12 buah medali perunggu.

Berikut rincian total emas yang mana diperebutkan hari ini, Selasa (3/12):

Arnis/Eksrima: 4 emas, 4 perak, 8 perunggu

Badminton: 1 emas, 1 perak, 1 perunggu

Boling: 2 emas, 2 perak, 2 perunggu

Catur: 2 emas, 2 perak, 2 perunggu

Anggar: 2 emas, 2 perak, 4 perunggu

Senam Artistik: 5 emas, 5 perak dan 5 perunggu

Ice Skating: 3 emas, 3 perak, dan 3 perunggu

Kayak: 1 emas, 1 perak, 1 perunggu

Muaythai: 2 emas, 2 perak, 4 perunggu

Menembak: 2 emas, 2 perak, 2 perunggu

Squash: 2 emas, 2 perak, 4 perunggu

Underwater Hockey: 2 emas, 2 perak, 2 perunggu

Angkat Besi: 3 emas, 3 perak dan 3 perunggu

Wushu: 11 emas, 11 perak dan 22 perunggu

Jadwal Kontingen Indonesia Selasa (3/12)

Jadwal SEA Games 2019 hari Selasa (3/12) ini diwarnai dengan sejumlah pertandingan final yang bakal dijalani oleh kontingen Indonesia. Sejumlah pertandingan final bakal berlangsung di cabang olahraga boling, wushu, menembak, angkat besi, badminton, senam artistic, ski es, dan anggar.

Cabor Wushu yang jadi salah satu andalan Indonesia untuk bisa meraih emas dalam jumlah banyak. Dan cabor Wushu akan mempertandingan 6 nomor final mulai dari nomor gunshu, taijijian, nangquan, duilian, sampai dengan sanda putra kelas 48 kg, 52 kg dan juga 56 kg.

Indonesia pasalnya juga berpeluang menambah perbendaharaan medali emasnya dari cabor angkat besi. Ada tiga buah nomor yang diikuti oleh lifter Indonesia yaitu kelas 59 kg putri, 67 kg putra dan juga 64 kg putri.

Dari cabor badminton juga, tim beregu putri Indonesia bakal melawan Thailand untuk memperebutkan medali emasnya. Gregoria Mariska Tunjuk dan kawan-kawannya melenggang ke final setelah berhasil mengalahkan Singapura dengan angka 3-1.

Cabor boling juga berpotensi mendapatkan emas. Ada dua buah nomor yang diikuti oleh Indonesia yakni tunggal putri dan juga nomor tunggal putra. Tentu saja masyarakat Indonesia akan langsung memberikan dukungannya baik dari tempat pertandingannya langsung atau dari Indonesia melalui layar kaca masing-masing. Mana cabor favorit anda?

Read More
Indonesia Vs Brunei
Olahraga Bola Kaki
SEA Games
Sepak Bola Indonesia

Prediksi Tanding Timnas Indonesia U23 melawan Brunei di Ajang SEA Games 2019

Timnas Indonesia U23 akan menghadapi Brunei Darussalam pada pertandingan keempat Grup B ajang SEA Games 2019. Pertandingan itu akan dilangsungkan di Stadion Binan, hari ini, Selasa (3/12). Bagaimana kah prediksi jalannya pertandingan antara Timnas Indonesia U23 dengan Brunei Darussalam itu?

Prediksi Pertandingan

Diprediksi bahwa Garuda Muda perlu memanfaatkan pertandingan ini dengan sangat baik. Jika mereka bisa melawan Brunei dengan baik dan memenangkan pertandingan, mereka bisa menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. Pada pertandingan kali ini, Timnas Indonesia pasalnya tak Cuma butuh kemenangan saja, namun juga margin skor yang cukup besar.

Walau demikian, Timnas Indonesia U23 juga patut waspada pada motivasi Brunei yang tak mau lagi-lagi jadi lumbung gol setelah mereka kalah telak dari Vietnam dengan skor 0-6 dan juga dari Thailand dengan skor 0-7. Tentu saja ini bisa jadi pemicu mereka agar tak lagi jadi lumbung gol bagi lawan selanjutnya dan kali ini adalah Indonesia.

Namun jika anda penasaran dengan apa saja prediksi Timnas Indonesia melawan Brunei Darussalam, berikut ini prediksinya.

Poin-Poin Prediksi Pertandingan Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam

  1. Brunei Darussalam Berpotensi Jadi Lumbung Gol (Achmad Bachrain0

Brunei pasalnya diprediksi akan menjadi lumbung gol lagi pada laganya melawan Timnas Indonesia di Grup B ajang SEA Games 2019. Lebih-lebih lagi setelah mereka kalah dari Vietnam dan Thailand, skuat yang diarahkan oleh Indra Sjafri akan melampiaskan kekalahan mereka dengan melampiaskan habis-habisan Brunei Darussalam.

Timnas Indonesia U23 juga sudah cukup familiar dengan meraih kemenangan atas Brunei. Egy Maulana dkk pun tidak akan membuang kesempatan menciptakan gol sebanyak-banyaknya demi menjaga peluang lolos.

Apabila tetap menjaga permainan yang agresif dan juga solid di lini belakang, diprediksi Timnas Indonesia akan menang dengan skor 0-8 atas Brunei Darussalam.

  • Indonesia Akan Kalahkan Brunei Darussalam (Jun Mahares)

Skuat yang diarahkan oleh Indra Sjafri mesti melupakan kekalahan mereka saat melawan Vietnam pada laga ketiga fase Grup B SEA Games 2019. Salah satu caranya adalah dengan bermain sangat tenang ketika menghadapi tim lemah seperti Brunei Darussalam.

Walau demikian, Saddil Ramdani dkk harus bermain efisien di depan gawang untuk mendulang gol sebanyak-banyaknya. Karena selisih gol bisa menjadi penentu tiket ke semifinal apabila perolehan poin dengan Thailand dan juga Vietnam sama. Jika skuat Timnas Indonesia U23 bisa bermain lebih tenang dan tidak menyia-nyiakan peluang yang dimilikinya, diprediksi Timnas Indonesia U23 akan menang dengan melumat Brunei Darussalam dengan skor 7-0.

  • Main Tenang dengan Pesta Gol (Haryanto Tri Wibowo)

Kewajiban meraih kemenangan besar atas Brunei ini jangan jadi beban untuk Timnas Indonesia. Sang pelatih, Indra Sjafri pun juga mesti memastikan bahwa skuat Garuda Muda bermain dengan sangat tenang sejal mulainya babak pertama. Dengan mencetak gol cepat, ini bisa sangat penting membuka keran gol-gol yang lainnya namun Timnas Indonesia U23 jangan lah terburu-buru dalam bermain.

Komposisi Starting XI yang pasalnya sangat pas juga dibutuhkan oleh Timnas Indonesia U-23. Mereka kembali lagi dengan memainkan Egy Maulana Vikri dan juga Evan Dimas Darmono sebagai starter yang bisa jadi opsi terbaiknya. Dengan demikian, maka Timnas Indonesia U23 dapat bermain lebih agresif untuk melawan Brunei. Diprediksi Timnas Indonesia U23 bisa meraih pesta gol lebih dari 5 gol.

Read More